You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Sudin Bina Marga Tata Trotoar di Jalan Raya Ragunan
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Penataan Trotoar di Jalan Raya Ragunan Ditarget Rampung Akhir April

Penataan trotoar di Jalan Raya Ragunan, tepatnya di depan Blok D PD Pasar Jaya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang dilakukan sejak 27 Maret lalu, ditargetkan akan selesai pada akhir April nanti. Penataan dilakukan secara kolaborasi antara personel Sudin Bina Marga, Sumber Daya Air (SDA), serta Sudin Pertamanan dan Hutan Kota.

Saat ini progres penataan trotoar sudah sekitar 50 persen

Koordinator Sudin Bina Marga Kecamatan Pasar Minggu, Rahman Hakim mengatakan, trotoar yang ditata memiliki panjang 56 meter dengan lebar sekitar 2,5 meter.

"Saat ini progres penataan trotoar sudah sekitar 50 persen, kami targetkan kelar akhir April," kata Rahman, Selasa (13/4).

Dhany Optimis Penataan Kampung Religi Kwitang Rampung Sesuai Target

Untuk penataan trotoar ini, jelas Rahman, pihaknya mengerahkan delapan personel untuk melakukan pemasangan paving blok dan membuat enam tali air agar saat hujan air di jalan dapat mengalir ke saluran.

Sementara petugas SDA melakukan penataan saluran dengan mengeruk lumpur dan membuat bak kontrol. Sedangkan Satpel Pertamanan dan Hutan Kota membuat taman selebar 50 sentimeter pada sisi kanan dan kiri trotoar.

"Selain mempercantik, penataan trotoar ini juga untuk memberi kenyamanan dan keamanan pejalan kaki," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11452 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1297 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1284 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye995 personBudhi Firmansyah Surapati